Kesempatan RI Jadi ‘Raja EV’ Dunia Nyata, Ini Buktinya!

Infografis/ Tak Cuma Nikel, Produk Tambang Ini Bisa Dukung Mobil Listrik/Aristya Rahadian

Indonesia memiliki ‘harta karun’ yang berjibun, dalam hal ini adalah sumber daya alam khususnya mineral seperti misalnya komoditas nikel dan tembaga.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), stok bauksit nasional dapat diekstraksi sampai 258 tahun ke depan, sedangkan stok nikel bisa dimanfaatkan untuk produksi bijih selama 108 tahun.

BPS menghitung estimasi umur aset ini dari rasio antara stok fisik (cadangan) sumber daya mineral nasional pada akhir 2021 dengan tingkat ekstraksinya dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, usia aset timah Indonesia lebih rendah daripada Bauksit dan Nikel hingga 36 tahun, selain itu umur aset tembaga diperkirakan 33 tahun, dan perak 30 tahun.

Bauksit dan Nikel usia asetnya memang lebih panjang. Ini bisa menjadi alasan pemerintah untuk mempercepat hilirisasi yang kini mulai dilakukan.

Asal tahu saja, nikel dan tembaga dapat dimanfaatkan kegunaannya sebagai bahan pelengkap baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Dengan sumber kekayaan nikel yang ada, Indonesia bisa menggapai cita-citanya menjadi ‘raja baterai’ EV dunia.

Untuk mendorong cita-cita itu, Indonesia sejatinya sudah memanfaatkan nikel untuk membangun ekosistem EV.

Sebagai informasi, alasan yang menyebabkanIndonesia kayaakan hasil tambang, diantaranya yakni letak geografisIndonesiayang berada di jalur rangkaian gunung berapi, memiliki iklim tropis wilayah pertemuan lempeng tektonik, serta kondisi yang dikelilingi oleh lautan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*