Amankan Pasokan BBM-Listrik, Posko Satgas Nataru Resmi Dibuka

Amankan Pasokan BBM-Listrik, Posko Satgas Nataru Resmi Dibuka

Sejumlah kendaraan antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di SPBU kawasan Jakarta, Rabu (1/3/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Pemerintah resmi membuka posko untuk mengawasi ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), hingga Ketenagalistrikan selama momentum Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru 2023/2024).

Adapun Ketua Posko Nataru 2023/2024 ini ditugaskan kepada Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan Posko Nataru 2023/2024 resmi mulai bertugas pada hari ini, Jumat, 15 Desember 2023 hingga 7 Januari 2023.

“Kepala BPH Migas ditunjuk sebagai https://slots-kas138.space/ Ketua Posko Nasional sektor ESDM Nataru. Ini dengan support dukungan instansi terkait Direktorat Jenderal Migas, Ditjen Ketenagalistrikan, Badan Geologi, Biro KLIK, Perencanaan Pusdatin, dan Badan Usaha sektor ESDM,” tuturnya saat Konferensi Pers Pembukaan Posko Nataru 2023/2024 di Gedung BPH Migas, Jakarta, Jumat (15/12/2023).

Erika juga mengatakan bahwa posko ini dibentuk untuk mengantisipasi segala aspek yang berkaitan dengan arus mudik dan arus balik, sehingga posko juga bekerja sama dengan Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan untuk mengantisipasi kemacetan saat Nataru 2023/2024.

“Pemikirannya, kita bersinergi agar berjalan lancar, ini bukan hanya internal posko tapi juga dengan stakeholder lain, seperti Korlantas Polri terkait rute dan titik rawan macet,” jelasnya.

“Kemudian, Kemenhub Laut dan Udara terkait pergerakan orang dengan transportasi umum dan kendaraan pribadi dan pegatur jalan tol Jasa Marga terkait fasilitas kesehatan area tol,” tambahnya.

Selain itu, Erika menyebutkan bahwa Posko Nataru 2023/2024 juga mengamankan sebanyak 114 terminal BBM, lebih dari 7.400 SPBU, dan 71 DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara), serta beberapa fasilitas tambahan untuk pusat dengan permintaan yang tinggi.

“Berdasarkan rakor anggota posko sebelumnya ada beberapa hal sub sektor ESDM, periode Posko Nataru BPH Migas, Pertamina akan siaga 114 terminal BBM dan lebih 7.400 SPBU, 71 DPPU, dan fasilitas tambahan dengan beban tinggi,” bebernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*