‘Abaikan’ Biden, Raja Salman Tak Takut Terima Musuh Besar AS

A handout picture provided by the Saudi Press Agency (SPA) on April 12, 2023, shows Syrian Foreign Minister Faisal Mekdad (R) meeting with Saudi Foreign Affairs Minister Prince Faisal bin Farhan (L) in Jeddah. - Saudi Arabia hosted landmark delegations from Iran and Syria on Wednesday as Gulf countries prepare for re-establishing diplomatic ties after years of bitter divisions.
Only hours after Iranian state media said a delegation had touched down in Riyadh, Saudi Arabia announced the arrival of Syria's foreign minister in Jeddah -- the first such trip since the country's civil war broke out in 2011. (Photo by SAUDI PRESS AGENCY / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT

Arab Saudi dan Suriah, dua negara penting di kawasan Timur Tengah, memutuskan untuk kembali membuka hubungan diplomatik.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Suriah Faisal Mekdad mendarat di Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu (13/4/2023). Tujuan kedatangan Mekdad adalah pemulihan hubungan diplomatik kedua negara pasca Damascus mengalami perang saudara.

Arab Saudi memutuskan hubungan dengan Damaskus di tengah penumpasan brutal Presiden Suriah Bashar Al Assad terhadap protes damai pada 2011, dan mendukung kelompok pemberontak yang berjuang untuk menyingkirkan Assad dari kekuasaan. Negara itu juga diskors dari Liga Arab.

Sebelumnya, Mekdad juga sudah bertemu dengan para diplomat top Mesir dan Yordania untuk pertama kalinya, setelah lebih dari satu dekade.

Assad, dengan bantuan sekutu utamanya Iran dan Rusia, mendapatkan kembali kendali atas sebagian besar wilayah Suriah. Di sisi lain, Arab Saudi mengatakan bahwa langkah isolasi yang diterapkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya tidak akan berhasil.

“Kedua belah pihak sepakat tentang perlunya negara Suriah untuk menegaskan kontrolnya atas semua wilayahnya dan mengakhiri kehadiran milisi bersenjata,” tulis pernyataan bersama Riyadh-Damaskus dikutipĀ Reuters, Minggu (16/4/2023).

Pemulihan ini juga ditandai dengan pembukaan Kedutaan Iran di Riyadh, ibu kota Arab Saudi. Misi diplomatik dibuka beberapa jam setelah Kementerian Luar Negeri Teheran mengatakan delegasi teknis telah tiba di Kerajaan untuk mengawasi pekerjaan tersebut.

“Sesuai dengan pelaksanaan perjanjian antara Iran dan Arab Saudi tentang dimulainya kembali kegiatan diplomatik … delegasi teknis Iran tiba di Riyadh pada Rabu tengah hari dan disambut oleh pejabat Saudi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanani kepada Arab News.

Pemulihan hubungan antara Saudi dan Iran sendiri telah menimbulkan gema baru dalam geopolitik Timur Tengah.

Pasalnya, Iran merupakan negara yang cukup berseberangan di dunia Arab, dengan mendukung sesuatu yang berseberangan dengan Riyadh seperti mendukung pemberontak Houthi Yaman dan rezim Assad Suriah.

Perdamaian antara Saudi dan Iran tidak lepas dari peran China. Kesepakatan keduanya muncul saat perwakilan kedua negara bertemu di Beijing, China, Maret lalu.

Terlihat foto yang menunjukan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Shamkhani berjabat tangan dengan penasihat keamanan nasional Saudi Musaad bin Mohammed Al Aiban.

Sementara itu diplomat paling senior China, Wang Yi, berdiri di antara mereka. Diketahui, Beijing merupakan inisiator perdamaian ini.

Wang mengatakan bahwa China akan terus memainkan peran konstruktif dalam menangani masalah hotspot dan menunjukkan tanggung jawab sebagai negara besar. Ia menambahkan bahwa China sebagai mediator yang beritikad baik dan dapat diandalkan, telah memenuhi pekerjaannya sebagai tuan rumah dialog.

Beberapa analis mengatakan bahwa ini merupakan bukti makin kuatnya peran China pada arena politik global, mengalahkan AS. Mantan pejabat senior AS dan PBB Jeffrey Feltman mengatakan peran China adalah aspek paling signifikan dari perjanjian tersebut.

“Ini akan ditafsirkan, mungkin secara akurat, sebagai tamparan pada pemerintahan Biden dan sebagai bukti bahwa China adalah kekuatan yang sedang naik daun,” kata Feltman, yang juga seorang peneliti di Brookings Institution.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*